Senin, 18 Agustus 2014

Testimoni 29


SNAKMA 29 (2008-2011)




Ahmad Budiman : "Hidupmu terserah kamu hidupku aku yang atur"










Ade Rumsin : “ Ilmu tanpa agama itu buta. Agama tanpa ilmu itu lumpuh.”
Aditya Junaedi : “ Dalam do’a ku ucapkan ‘Semoga SNAKMA kami tetap menjadi kebanggaan di dada kami.”

Aditya Maulana : “Jadilah manusia yang selalu berpikir dengan akalnya. Prestasi Yes! Narkoba No!.”


Aep Suanto : DIAM dengan arti munculkan karya,,
MAIN dengan sebuah keinginan,
PACARAN untuk hidup lebih maju dan mengasah imajinasi mnjadi sebuah karya,,
NONTON belajar melihat orang bahagia dengan kesuksessan.y atau pun saat susah.y,,
Agus Mulyana : Subang, 10 Agustus 1993
Ahmad Firdaus : I'm just me
Akhmad Saefudin : “ Hidup seperti permainan puzzle yang dimana kita harus menyusunnya dengan tepat dan benar.”
Ali Nurdin :


"If I was given a long life. I want to be rich.

want to have a life partner, not too pretty, and it 's not too bad.

I also want to have two children, one girl the other guy.

and I also want to die first than my spouse."
Amien Permadi : “ Hidup ini hanya kepingan yang terasing dilautan.”
Anna Vagia Nursila : “ Selalu dekat dengan mu sahabat adalah impian ku.”
Andri Nurhayat : Ciamis, 16 Agustus 1993
Anggi Ginanjar : “ Tiap hari beli ‘ale-ale’ di kantin Pak Ino, pas gosok pasti ‘Coba lagi’. Like a life, we must trying!!.”
Anggi Suhendi : “ Jangan pernah berhenti dalam perjuangan meraih mimpi.”
Anis Fuad : Serang, 18 Juli 1993
Anton Mahmudin : “ Hidup bukan masalah, tapi hidup untuk belajar menghadapi masalah. Lakukan yang terbaik selagi kita bisa.”
Arfan Sofyan : "Cikaracak ninggang batu,laun-laun jadi legok"
Ari Sopian : “Dunia sebuah rutinitas menuju kesuksesan.”
Arif Rahman Hakim : Subang, 15 November 1992
Aris Widaya : "Kieu weh ,, kumaha ayana Aing"
Asep Hadi Setiadi   : Bandung, 07 September 1992


Asep Setiawan : JANGAN MENYERAH SEBELUM BERUSAHA 




Bintang Renaldi Putra Yanda Fattah : “ Uang membuat kita kaya. Tapi menjalani persahabatan membuat kekayaan berlimpah.”


Bugi Supriyadi Lesmana : “ Ilmu luhung teu diagung, sakti diri ku teu kumakiusik, sabab Illahi.”


Cahyati : “ Hidup bagian dari episode dalam legenda. Episode hidup yang paling menyakitkan adalah perpisahan.”


Cece Supriatna : “ Pendidikan sepatutnya setara antara orang berada atau orang tak punya.”
Cecep Wahyu : “ Hidup tanpa cewek, hatiku hampa. – Rasta Mamen –

Dani Pratama : "Hidup adalah pilihan..

Hitam dan putihnya hidup tergantung pada diri kita sendiri...

Bagaimana cara menyikapi kehidupan..

Yang akan menentukan apakah kita putih? atau hitam.."
Dedeh Sakitri : “ Gunakan kesempatan sebaik – baiknya, mungkin karena kita tidak tahu kesempatan yang berikutnya akan ada atau tidak.”
Deden Tendi : “ Jangan pernah berhenti untuk belajar hal baru. – Rasta Mamen-
Dedi : Bandung, 04 Februari 1992
Dedi Junaedi : “ Salami urang sakola di SNAKMA. Urang geus paturay tineung. Ieu kajadian mung sakali saumur hirup. Tong hilapnya, because friends like you is imposible to find again.”
Deni Ilhami : "Never give up"
Dian Kartiwa : “ Semoga perpisahan ini bukan menjadi akhir pertemanan kita. Aku tidak akan pernah melupakan kalian, teman. Semoga persahabatan kita abadi selamanya. Walaupun kita berpisah.”
Diki Nur Ramadhan : “ I certainly lose all of that and I definitely miss with all the memories. I will always remember all the stories in SNAKMA. I Love you, SNAKMA.”
Dina Kusdiana : “ Jadikan ratu di dunia ini adalah seorang ibu.”
Dudi Kurniawan : Sumedang, 05 Februari 1993
Ega Sandiana : R.147.Ns
Eri Oktaviana Kurniawan     : “ Belajarlah dari kesalahan dan masa lalu.”
Erpan Sopian  : SNAKMA YES! SNAKMA YES! SNAKMA YUUU....
Evi Widiawati : "Ingin menjadi yg lebih baik dari yg terbaik."
Faisal Ridwan Yanto : "Jadilah pria sejati .. jangan pernah mengemis terutama sama cewek biar ada harga nya seorang pria sepantasnya di hargain bukan di injak"..
Firdaus Sulaeman : “ Saatnya kita untuk menentukan arah tujauan, kemana kita akan melangkah untuk masa depan.”
Galih Maulana Ruhyanto : “ Beribu doa dan ucapan terima kasih kepada semua guru. Atas ilmu yang telah bermanfaat bagi kehidupan kami ini. Hanya Allah yang mampu membalas jasa – jasa mu, guru kami.”
Hardi Nurazian : “ Hidup untuk berubah, maka sesuatu itu harus diubah dengan kesadaran masing – masing.”
Hendra Gunawan : “ Semoga siswa SNAKMA menjadi penerus dunia peternakan di Indonesia.”
Hendra Hermawan : “ ANTI : emo, genkster, metal, Nazi, koruptor, mapan.
Hendra Yadi : Garut, 17 September 1991
Hery Haerudin : “ Jangan lupakan aku, karena teman lebih dari cinta. Untuk F4 jangan sampai bubar. OK!.”
Iden Wigio : “ Waktu yang tak dapat ku terima yaitu perpisahan. Wujud yang tak dapat ku lupakan yaitu KAMU, MY FRIEND yang selalu di hati.”
Iman Permana  : “ Selamat tinggal kawan. Sampai jumpa kembali. Semoga sukses. Salam WB Peternak Berdasi.”
Ira Herawaty Oktaviani : “ Mungkin kita memang tidak bisa merubah dunia, tapi jangan sampai dunia merubah kita.”
Iwan Nurjaman : “ Setitik kasih membuat kita sayang. – Wasta Mamen –
Jajat Rohmana : "Still, crawl, walk, run, and will fly"
Junjun Zaenal Mutaqin : “ Satu hati, satu biru, satu bendera, satujuan ngadukung PERSIB.”
Kartiwa Sahrir : “ Masa – masa indah di sekolah di SNAKMA, kini akan berganti dengan suasana yang lebih menantang di masa depan.”
Katia Setiawan : “ Keunikan adalah sebuah kekayaan, jadi buat anda yang punya wajah unik berbangga hatilah, karena anda punya aset yang tidak ternilai harganya.”
Kurniawan : Bandung, 04 Februari 1993
Lian Maulida : “ Kamari pateupang, ayeuna papisah. Kamari sasareungan, urang bakal nineung. Urang moal poho, urang bakal nineung. Amis paitna caritaan nu lawas ngolebat na pikiran.”
Mardani  : Bandung, 27 Juni 1992
Muhammad Ikhwan : “ Sebenarnya umur kita bukan bertambah, melainkan berkurang.”
Muhammad Ramdhani : I Love Persib imah aing biru langit oge biru air laut biru surga untuk pendukung persib.the jack anjing pisan. by.NKN
Muhammad Wildan Wiguna   : “ Jangan bangga jalani hidup dengan hasil dari hari kemarin atau hasil yang luar biasa di hari ini. Harus selalu ada kata, new life, new days new worlds!!. Here I come!!!.”
Mulyadi : “ Tak ada masa depan tanpa ada masa lalu.”
Nandang Sutisna : Bandung, 04 November 1993
Neng Andriyani : "Jalani hidupapa adanya,dan jadikan pengalaman sebagai pelajaran yang berharga untuk hidup kita ke depannya.."
Nuri Nofiani  : “ Berangan – angan dan bermimpilah apa yang ingin kamu raih. Karena hal itu dapat memacu kita untuk meraihnya.”
Nani Rosmawati : Bandung, 27 November 1993
Nurul Mutia : “Satu hal yang dapat kita ubah adalah satu hal yang dapat kita kontrol, dan itu adalah ‘Sikap Kita’.”
Okta Suwarna Perdana           : “Jadilah orang yang indah di mata Allah. Jadilah orang yang jujur dan bertanggung jawab.”
Oneng Juariah                         : “ Dont forget me, OK!.”
Pandu Purnama                       : “ Jalanilah hidup mu sesuai dengan yang kamu inginkan, jangan buat hidup mu menjadi susah.”
Rahmat Kosasih                      : Bandung, 20 April 1992
Ramli Setiadi                          : “ Semua nyata, semua fakta. Semua da. Aku hanya tercipta dengan keegoisan semata. Tuhan, kawan, teman maafkanlah aku.”
Randi Nursalam                      : Sumedang, 22 April 1993
Randi Rudiana                         : “ Terkadang yang kita alami melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan kita menjadi indah dan sulit untuk dilupakan.”

Rasya                                      : "Nangis itu bukan menunjukkan kita cengeng, tapi menunjukkan bahwa kita masih punya hati."
Rendi Dwi Cahya                   : "So, what do you think about me??"
Reza Ramdhan Patriana          : “ Sahabat setia abadikan. Mari terus berkarya. Maju dan terus bersinar. Bersinarlah lawan hidup ini.”
Rhamdani                                : “ Tantangan yang membuat kita sakit. Hadapilah semua itu, agar kita menggapai keberhasilan di surga – Nya yang penuh bangga.”
Ria Qodariah                           : “Saat matahari bersinar, kita langkahkan kaki menggapai cita – cita untuk masa depan.”
Rio Pratama                            : “ Hanya pecundang yang rentan putus asa.”
Sandi Purnama                        : “ Aku akan tetap mencari apa yang selama ini ku ari, akankah? Adakah? Apa yang ku cari?.”
Septian Muldani                      : “ Gunakan waktu sebaik – baik mungkin untuk hal yang bermanfaat jangan disia – siakan.”
Septianda Liswanto  : Bandung 13 September 1993
Solihin                                     : “ Kita semua saidara, sedarah, sederajat dan satu kesatuan. Jadikanlah hari ini lebih baik dari hari kemarin. SNAKMA MaDeRah (Masa Depan Cerah).”
Sopy Sopian                            : Bandung, 02 Februari 1992
Sri Intan Safarina                    : "Sahabat sejati itu bertelinga untk mendengar, berhati untuk merasakan, bertangan untuk mengulurkan bantuan, dan selau ada dalam suka dan duka."
Supriyatna                               : “ Jangan jadikan perbedaan membuat kita tercerai berai, jadikanlah perbedaan menjadi persatuan dan kebersamaan.”
Sutandi                                    : Sumedang, 11 Maret 1992
Tuti Nurhayati                         : “ Ambilah waktu mu untuk dicintai dan mencintai karena itu hak istimewa dari Tuhan untuk Hamba – Nya.”
Ujang Kurniawan                    : “ Hidup untuk mencari ilmu. Hidup untuk sukses. Hidup untuk cari jodoh.”
Ulfah Vuspita                         : “ Dont be afraid to show you realy ae.”
Usep Endang Mulyana           : “ Jika kalian sukses. Jangan lupa pada teman. Semoga sukses.”
Utang Amien                          : “ Keburukan hati membawa nestafa, dalam jiwa penuh kesesatan. Lain di hati, lain di mulut, lain di fisik, lain di tingkah, lain di laku.”








 
Usep Endang Mulyana : "Berusaha simple untuk bahagia."













  • Wahid Nur Ihsan : “Kisah ini akan berbeda cerita, ketika setiap siswa menceritakan kembali kisahnya pada orang lain. Dan kisah ini sama ketika kita merasakan kenangan yang telah kita lewati bersama. Don’t forget me, Love U guys”
 
Wildansah Hadian                  : Bandung, 15 Juni 1993
Yadi Mulyadi                          : “ Kagagalan bukan akhir dari segalanya, tapi kegagalan awal dari kesuksesan.”
Yayan Taryana                        : Bandung, 08 Juli 1992
Yoga Darian Mochidin           : “ Pernah kita bersama waktu susah. Namun tetap bermimpi. Pernah kita bersama berjalan di bawah terik matahari, tapi kita selalu percaya roda nasib pasti berputar. Kenanglah, sahabat... .”
Yuna Nur Alfatina                  : Bandung, 17 Mei 1993
Yuyun Yunengsih                   : “ Will you stay for me dont wanna miss anything. Will you share the air I breathe give you my heart on a string. I just dont wanna miss anything.”
Aldian Cahya Akbari              : “ Masa sekolah adalah masa yang paling indah. Jadikanlah masa sekolah sebagai kenangan di hari nanti.”
Arbi Maspanji                         : “ We have a dream, we have a spirit and we have a struggle never end. We see again for the last time.”
Teddy Kurniawan                   : “ Jangan menyerah dengan keadaan. Kta harus selalu bisa berbuat yang terbaik bagi semuanya, one for all.”
M. Solehudin Syah                 : “ Semoga ilmu yang di dapatkan bermanfaat. Maju dan terus bersinar SNAKMA.”











Dalam ukhuwah semoga dapat kembali dipertemukan ketika kita sudah mampu memetik kesuksesan dari jerih payah kita selama ini.



Dalam ukhuwah persahabatan ini tak akan terganti, tak akan ada yang hilang dari kenangan.


Dalam ukhuwah apapun keadaanya, kedewasaan, keputusan untuk hijrah, tidak akan menjadi perbedaan yang menjauhkan.